Pahlawan Negeri Balapulang

Oleh Muhamad Muiz L

superman_01Negeri Balapulang dikenal sebagai negeri yang pembangunan industrialisasinya belum segencar yang dilakukan di negeri-negeri yang lain. Tanah-tanah persawahan masih terhampar di sana-sini. Suasana pedesaan yang begitu asri di tambah mayoritas penduduknya yang bermatapencaharian sebagai petani membuat negeri ini dikenal sebagai negeri agraris dimana penduduknya bisa memenuhi seluruh kebutuhan pangan hanya dengan produksi dalam negeri pada setiap tahunnya. Tidak pernah sekalipun dalam sejarahnya, negeri ini mengkspor bahan makanan dari negeri-negeri tetangga.

Kehidupan penduduknya dalam berkeluarga nyaris tidak pernah mendapat kesulitan yang berarti. Rupanya, keharmonisan di lingkungan keluarga menjadi kunci keberhasilan model pertanian keluarga dari dulu hingga kini. Tanah pertanian digarap dengan sistem tradisional di mana pengelolaan tahap-tahap bertani dari mulai pengadaan benih sampai pendistribusiannya disandarkan pada SDM-SDM dari keluarga sendiri. Setiap anggota keluarga diberi tugas sesuai kemampuan masing-masing. Dan kaum perempuan memegang peranan yang sangat vital dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian yang bercorak pada model keluarga tersebut.

Dari mulai ikut memilih dan menabur benih, proses penyiangan, hingga penyediaan konsumsi bagi petani lainnya perempuan selalu memegang peranannya dengan cukup baik. Dan yang tak kalah pentingnya adalah kaum perempuan merupakan modal utama dalam menjaga regenerasi keturunan dan juga mendidik para anak-anak yang disiapkan untuk menjadi petani pada periode selanjutnya.

Namun suatu ketika tiba-tiba seluruh penduduk di negeri Balapulang dibuat pusing dengan semakin berkurangnya produktivitas petani perempuan. Pertumbuhan penduduk secara spontan menurun drastis; anak-anak sebagai sebjek regenerasi tumbuh tanpa kemempuan yang memadai tentang pertanian. Akibatnya, agregat (jumlah keseluruhan) produksi pertanian di negeri itupun juga ikut mengalami penenurunan drastis. Ekspor bahan panganan tidak bisa dielakkan demi memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.

Pemerintah pusat Negeri Balapulang panik dengan semakin langkanya dan semakin melambungnya harga bahan pangan di negeri itu. Setelah ditelusuri lebih lanjut, diketahui bahwa penurunan produktifitas bertani kaum perempuan itu sebagai akibat dari semakin banyaknya perempuan yang sekarang ikut terjun ke wilayah politik praksis.

Dimulai dengan hangatnya isu emansipasi sebagai kelanjutan dari perjuangan Raden Kardinah, perempuan mulai tidak bergairah lagi untuk mengurusi pertanian. mereka lebih tertarik menghabiskan waktu mereka di LSM-LSM perjuangan hak-hak perempuan. Bahkan saking gencarnya perjuangan perempuan yang semakin menyeluruh itu, maka lahirlah produk hukum yang mengakui hak-hak perempuan dalam panggung politik. Diatur bahwasanya dalam setiap putaran pemilu, wajib bagi setiap partai politik mengusung calon perempuan minimal 30%. Tak boleh kurang dari itu. Kalaupun lebih, itu malah dipersilahkan.

Berangkat dari itu, rumah-rumah produksi pertanian menjadi macet (semacam kasus subprime mortgage). Kaum lelaki kewalahan karea sudah tidak ada lagi perempuan di rumah yang mempunyai waktu memasak untuk memenuhi konsumsi para buruh tani; anak-anak lebih memilih bermain di sekitar rumah dibanding belajar bertani karena sudah tidak ada lagi yang menggendong mereka ke sawah.

Permasalahan semakin rumit ketika tidak hanya perempuan yang sudah berumah tangga saja lah yang terjun ke dunia politik, bahkan para gadis-gadis pun tak mau ketinggalan. Suhu politik di negeri Balapulang pun semakin memanas. Kampanye-kampanye politik menjelang pemilu hanya diisi oleh para calon perempuan. Pawai-pawai simpatisan dan kader hampir isa dipastikan hanya diisi kaum perempuan. Para lelaki semakin ciut nyalinya, mereka lebih memilih untuk ke sawah dan mengurusi kebutuhan rumah tangga di rumah.

Saking getolnya para gadis terjun ke dunnia politik, membuat para pemuda ikut kelimpungan. Mereka kesulitan mencari pasangan pendamping hidup untuk bisa dijadikan istri. Kaum perempuan merasa engan untuk melangsungkan pernikahan arena bagi mereka, hidup berkeluarga hanya akan menghambat perjalanan karir mereka nantinya. Padahal, kalau hal ini dibiarkan terus, maka bisa dipastikan regenerasi penduduk di negeri ini menjadi terancam. Negeri Balapulang diklaim banyak pihak akan punah dalam hitugan dua dekade ke depan.

Para pemuda lelaki semakin kewalahan menghadapi kenyataan ketika mengetahui seorang gadis yang merupakan bunga desa di negeri itu menolak beberapa pinangan yang datang kepadanya dengan alasan dia sedang sibik mengurusi koalisi partai. Berbagai strategi digencarkan guna meluluhkan hati si bunga desa tersebut. Tapi tetap saja hasilnya nihil. Beberapa pemuda bahkan sampai melakukan bunuh diri karena tak kuat lama-lama hidup di dunia dengan menekan dalam-dalam hasrat seksual mereka. Bukan hanya satu atau dua pemuda, beratus-ratus leih pemuda lelaki di Negeri Balapulang yang sudah melakukan bunuh diri.

Dalam kampanyenya, dengan pertimbangan demi staibilitas nasional, sang bunga desa berjanji setelah terpilih nanti dia bersedia untuk menikah dengan menentukan pasangannya lewat sebuah sayembara. Pendampingnya haruslah benar-benar orang yang tepat mengingat begitu gentingnya situasi nasional negeri itu. Putaran pemilu berlangsung dan keluarlah si bunga desa sebagai orang nomor satu di negeri itu, negeri Balapulang.

Disebarkan pengumuman tentang sayembara untuk menentukan siapa calon pendamping hidup yang layak bagi si bunga desa yang kini menjadi seorang pemimpin di negeri itu. Para pemuda dari segenap penjuru negeri segera saja mendaftakan diri. Tidak ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi. Siapa saja asalkan berjenis kelamin laki-laki, dia boleh mendaftar. Tidak heran, terhitung seratus juta lebih peserta mendaftarkan diri.

Tibalah pada hari yang menentukan. Seluruh penduduk negeri digiring dan dikumpulkan di lapangan Nasional Balapulang guna menyaksikan perhelatan akbar dan bersejarah itu. Pertandinganpun berlangsung. Beribu-ribu pemuda berguguran. Beribu-ribu pemuda digotong ke rumah sakit terdekat dan sebagian lainnya tak terselamatkan, meregang nyawa di arena pertandingan.

Sayembara telah berlangsug selama dua purnama, seribu pertandingan telah dilalui dan meminta banyak korban nyawa. Seluruh peserta tersisih dan kinilah saat-saat yang menegangkan tiba. Telah keluar dua pemuda sebagai finalis yang akan memeperebutkan sebuah kemenangan yang akan mendapatkan sang bunga desa.

Jutaan ribu mata penonton kini tertuju pada arena. Sebentar lagi dari ruang ganti akan keluar dua orag finalis yang akan menentukan siapakah diantara pemuda seantero negeri Balapulang yang paling digdaya. Suasana hening sebentar dan kemudian riuh kembali saat dua pemuda itu memasuki arena. Namun keheningan kembali menyelimuti suasana. Para penonton yang hadir dibuat heran dan bertanya-tanya dalam hati karena kedua sosok finalis tersebut begitu tak terduga sebelumnya. satu finalis adalah seorang anak kecil ingusan, dan satu finalis lagi adalah sosok yang sudah tak diragukan lagi kekuatannya. Semua orang sudah pasti kenal degan orang yang terkenal kuat tersebut. Dialah Superman.

Keduanya berhadapan di arena. Superman merasa heran dan berkata ketus kepada lawannya. ”Apa-apan ini, harga diriku bakal jatuh dengan meladeni bocah ingusan semacam kau!!!” lalu dia bertanya dan mengumpat pada panitia dan sang bunga desa, akan tetapi hanya mendapat jawaban untuk tidak mempermasalahkannya.

Bocah itu memperkenalkan diri terlebih dulu ke seluruh penonton. Namanya Ponaryo.

”Om sendiri kan bukan penduduk negeri ini, bagaimana bisa ikut sayembara di sini?” Ponaryo bertanya polos. ”Om curang!!!”

”Eh, aku ini orang baik. Pahlawan! Aku tahu informasi sayembara ini ketika suatu pagi sambil minum secangkir kopi, aku menyaksikan siaran berita. Aku memang tinggal di seberang sana. Tapi aku adalah seorang aktor, orang mampu. Aku berlangganan saluran Astro, makanya aku bisa menonton siaran dalam negeri di sini!!!”

”jauh-jauh dari gunung Orion, Om pasti terbang ya?

”Sudahlah. Jangan banyak omong. Meyerah saja kau bocah ingusan!” gertak Superman.

Suasana sekitar arena semakin riuh. Nama Ponaryo tiba-tiba elu-elukan seluruh penonton yang ada. Mereka berharap bahwa Ponaryolah yang akan memenangkan sayembara ini. Meski tidak masuk akal juga mengingat lawan yang dihadapi begitu berat. Keberpihakan para penonton ini mungkin tak terlepas dari andil orang-orang yang sudah pernah disembuhkan penyakitnya oleh Ponaryo dengan batunya yang terkenal itu.

”Waduh, jangan sombong dong Om Clark Kent.”

Ponaryo mengambil ember berisi air di samping arena dan mengguyurkan setengah isinya ke badannya sendiri.

”Apa sih kehebatan ember air dan batumu” Superman mengejek Ponaryo. Superman tahu kalau belakangan Ponaryo begitu populer di Negeri Balapulang berkat sebuah batu.

”Mau coba, Oom?” tutur Ponaryo tanpa emosi.

Superman sudah tak sabar. Dari kedua matannya memancar sinar merah ke arah Ponaryo. Sia-sia. Tak mempan, Superman mendekatkan jarak dan melepaskan satu pukulan andalannya. Anehnya, Superman malah terpental dan terpelanting tersungkur ke tanah.

Ponaryo tak tinggal diam, dia lemparkan percikan air dari ember kecilnya langsung ke tubuh Superman yang tak menyangkanya serangan balik itu.

”Akh sakit! Perih! Superman merintih, berkas percikan itu membakar badannya. Pakaiannya terkelupas dan daging di baliknya terkelupas.

”Mmm… Jadi sekarang Om menyerah?”

”Enak saja, sakit ini bisa aku tahan”. Superman menggerutu.

Ketika Superman bersiap melancarkan serangan kembali, Ponaryo mengeluarkan sebuah batu dari ember kecilnya.

”Batu Krypton? darimana kau tahu kelemahanku?”

”Dari Guru olahragaku di SD”.

Seketika itu raut wajah Superman menampakkan ketakutan. Badannya menggigil. Di sisi lain, tersungging senyum kemenangan di raut wajah Ponaryo.

Tepuk tangan penonton menggema. Nama Ponaryo terus dipanggil-panggil.

”Ok. Ok. Aku menyerah kalah”.

Suasana sekitar menjadi hening. Penonton penasaran akan apa yang selanjutnya terjadi.

”Gelar Juaraku kuberikan untukmu, bocah.

”Aku tak haus gelar”. Sanggah Ponaryo.

”Baiklah, tujuanku mengikuti sayembara ini adalah sebagai bentuk promosi filmku. Bulan depan akan keluar lagi filmku ”Superman Return” kedua. Kau bisa menggantikanku sebagai peran utama”

”Aku tak haus popularitas. Justru popularitas bagiku hanya akan membatasiku dalam bermain”

”Tolonglah, demi harga diriku yang berjiwa kesatria, sebagaimana etika militer mengatakan bahwa yang kalah wajib menuruti kehendak sag pemenang” Superman memohon sambil masih tetap merintih menahan perih.

”Aku punya dua permintaan”. Kata Ponaryo.

”katakanlah, pasti kuturuti. Apa perlu kau kusembah?”

”Tak perlu. Aku juga tak gila hormat. Aku minta, pertama, Aku minta Oom hentikan kebiasaan buruk Om selama ini”.

”Aku ini superhero, superstar dan orang baik. Aku tak pernah merasa melakukan sesuatu yang terkutuk”.

”Memang tidak, Oom. Sekarang dengar dulu. Oom harus menyatakan sebuah ikrar: tak akan pernah memakai celana dalam di luar lagi. Apa Oom tak tahu bahwa di negeri ini ada undang-undang yang mengatur tentang pornografi dan pornoaksi? Kedua, aku minta Om membantuku untuk mengurangi gairah para perempuan di negeri Balapulang ini yang banyak tenggelam ke politik. Kasihan teman-temanku, mereka tak pernah disuapi dan dikeloni lagi menjelang tidur oleh Ibu mereka setiap malamnya. Aku harap sang bunga desa, pemimpin kita menyetujui akan hal itu. Sebagai ganti karena aku yang masih kecil ini tak mungkin meminang Anda.” Ponary memalingkan wajahnya ke sang bunga desa.”

Superman berfikir sejenak bagaimana mungkin dia menghilangkan ciri khasnya memakai celana dalam dil luar. Sedangkan bulan depan saja dia mau mulai membuat film lagi. Celana dalam di luar adalah sumber kekuatannya. Bagaimana nantinya dia bisa terbang dan mengangkat pesawat lagi ketika syuting. Tapi akhirnya Superman menyetujui.

Begitulah, akhirnya superman mampu membantu Ponaryo memulihkan kembali keadaan di negeri Balapulang seperti sebelumnya. Setelah itu Superman langsung pulang kembali ke rumahnya di gunung Orion sambil memikirkan bagaimana caranya mencuri batu Krypton dari tangan Ponary agar dia bisa leluasa kembali memakai celana dalam di luar sebagai sumber kekuatannya. Itulah makanya sampai sekarang film Superman belum juga keluar edisi terbarunya.

About IMT ( Ikatan Mahasiswa Tegal ) Ciputat

Organisasi independen mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa asal Tegal dan ada keterkaitan dengan Tegal yang menimba ilmu di daaerah ciputat dan sekitarnya agar menjadi wadah persatuan dan pengembangan dalam memajukan skill dan knowledge masing-masing mahasiswa sehingga menjadi pribadi yang bermanfaat baik untuk diri sendiri dan masyarakat Tegal sekitarnya.

Posted on 28 Maret 2009, in Tulisan Ikatan Mahasiswa Tegal (IMT) Ciputat and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: