bout PPh n Pbb

“kalo karyawan perusahaan swasta,pegawai tetap,tinggal di jakarta ,gaji umr jakarta kena pajaknya berapa,terus sistemnya apa kita yang bayar sendiri,pa tu udah masuk kewenangan perusahaan ,dalam artian perusahaan yang ngurus?
terus masalah tanah,untuk di daerah tegal luas kira2 400 meter, untuk daerahnya slawi(kab.tegal)kalo dikira2 harga permeter 200 rb,per tahunnya kena berapa,kalo misalnya telat bayar,dendanya berapa?”
Jadi,nutuk PPh itu ada istilah dipotong dan dipungut.Untuk pegawai negeri maupun swasta,PPh sudah dipotong oleh bendaharawan kantor atau perusahaan.Tp nanti org pribadi (ortumu) berhak mendapatkan Bukti Pemotongan sbg tanda pajaknya dah dipotong dah disetorkan k Kas Negara.
Untuk besarnya nominal pajak yg dibayarkan tergantung brp nominal Gaji Bruto yg ditrima Orang Pribadi(ortumu).Jadi misalnya saja Pak X,gajinya 800.000 sebulan(9.600.000/tahun),maka pak X gak dipotong PPh,karena gajinya msih dibawah Penghasilan Tidak Kena Pajak(PTKP utk org pribadi tdk kawin 13.200.000/tahun,kalo kawin ditambah 1.200.000,kalo punya anak,ditambah lagi 1.200.000/anak dgn batas max 3 anak)
Nah,misalnya aj Pak Z status kawin dgn 1 anak,maka PTKP=15.600.000,trnyata penghasilanya 16.000.000 setahun(1.333.333/bulan),maka,16jt itu dikurangai dg PTKP(15.600.000).hasilnya trz dihtung pajaknya dg dikalikan tarif pajak Pasal 17 UUPPh(bagian ini terlalu ribet utk dijelaskan,rasanya tdk mungkin dpt dipahami hnya dgn tulisan spt ini,panjang penjelasanya,maaf yah..mgkn q bs hitungkn lgsg bpr pajaknya dgn disebutkan nominal gaji,premi2 asuransi yg dibayarkan oleh pmberi kerja,dan iuran pensiun yg dibyar sndr oleh orang pribadi.Karena pada prakteknya menghitung pajak tdk sesederhana yg sya jelaskan di atas.itu hnya scara garis besarnya saja)
Nah,skg PBB,ini sebenrnya lbh sederhana,karena tarif PBB tetap brpapun luasnya tanah dan keadan bangunan,yaitu 0,5% x (NJOP-NJOPTKP).Hnya saja disini yg ribet itu menentukan NJOPnya krn dlm ilmu penilaian trdpat kelas2 tanah dan bangunan.PBB bkn cm wat tanah loh…tp bangunannya jg..dlm kasusmu anggap aja disitu cm ada tanah,tanpa bangunan.maka penghitungana=200rbX400=80.000.000X20%=16000.000(NJOP)
16.000.000-10.000.000(NJOPTKP)=6000.000
0,5%X 6.000.000=30.000(PBB yg dibayarkan)
Tapi harga 200rb/meter itu syp yg nentuin?dlm penghitungan PBB yg nentuin harga tanah adalah orang KPP(KANTOR PELAYANAN PAJAK) bukan pemilik tanah.Jd dlm kasus di atas q asumsikan harga dah ditentuin KPP.
Mosok PBB msh bs tlat sih?kn dah dikasi klonggaran wktu mpe 6bulan…keterlaluan klo masih tlat jg…tp klo tlatz berarti denda 2%/bulan dr pajak yg sharusnya dibayar.
Semoga Bermanfaat.

About IMT ( Ikatan Mahasiswa Tegal ) Ciputat

Organisasi independen mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa asal Tegal dan ada keterkaitan dengan Tegal yang menimba ilmu di daaerah ciputat dan sekitarnya agar menjadi wadah persatuan dan pengembangan dalam memajukan skill dan knowledge masing-masing mahasiswa sehingga menjadi pribadi yang bermanfaat baik untuk diri sendiri dan masyarakat Tegal sekitarnya.

Posted on 26 Desember 2008, in Materi Ilmu Ikatan Mahasiswa Tegal (IMT) Ciputat. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. matur nuwun sanget atas penjelasanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: